Asal Desa Muktisari

Batas antara Dusun Bendagede dengan Dusun Lentongrejo
Batas antara Dusun Bendagede dengan Dusun Lentongrejo

“Asal mulane Desa Muktisari niku Desa Gandrungmangu, asli-asline jaman tahun kuna. Niku Desa Gandrungmangu, tahun 91-92 niku wonten wacana pemekaran, terus didadekaken desa pemekaran, definitife tahun 96, dadi desa murni muktisari, niku pethilan saking desa Gandrungmangu.” tutur Suyoto (64) ketika ditemui di kediamannya, di Dusun Lentongrejo, Desa Muktisari, Kecamatan Gandrungmangu, Selasa (25/2).

Sutoyo melanjutkan, dahulu Gandrungmangu dibagi menjadi 2, Muktisari dan Gandrungmangu. Gandrungmangu jadi 2 niku kebaon dadi 1 kelurahan Bendagede kalih Cibuaya, sing 3 Margamulya, Kebanaran, Ciawitali, dadi desa Gandrungmangu.

Masih menurut pria yang pernah menjabat sebagai kebayan pada tahun 1979-1999 ini, Tahun 1996 Desa Gandrungmangu resmi dipecah, menjadi Desa Muktisari dan Desa Gandrungmangu. Kebayan adalah istilah Pamong Desa, atau sekarang disebut Kadus. “Saya jadi perangkat tahun 1979-1999, dadi 20 tahun. Sebelum jadi Desa Muktisari, dan sesudah jadi Desa Muktisari” ujar Ayah dari 7 orang anak tersebut.

Desa muktisari terdiri dari 5 dusun, yaitu Dusun Muktisari, Dusun Bendagede, Dusun Lentongrejo, Dusun Pengolahan,dan Dusun Cibuaya.

Penamaan Desa Muktisari yaitu berdasarkan nama blok tanah desa, blok desa terdiri dari blok Muktisari, blok Kemucing, blok Pengolahan, blok Klepu, blok Karangnangka, maka ada blok Muktisari itu untuk nama desa. Jadi desa Muktisari, blok Muktisari saat ini berada di Grumbul Muktisari, maka untuk nama desa Muktisari secara historis demikian. Karena pemekaren desa Muktisari bloknya ada yang bernama Muktisari jadi untuk nama desa, Karena Muktisari merupakan kata-kata bagus. Demikian legenda, atau sejarah tentang asal desa Muktisari.

“Desa Persiapan pemekaran tahun 1994, pindah mriki dadi desa persiapan pemekaran, tekane definitif 2 tahun, tahun 1996 dadi desa definitif, teng Muktisari waune Gandrungmangu jenenge, ajeg teng mriki mawon. tapi biyeng jenenge Pamong Desa Grumbul Cibuaya, Desa Gandrungmangu ning setelah 1996 Pamong Desa Grumbul lentongrejo desa Muktisari.” terang pria yang hingga kini masih terkenal dengan sebutan “Pak Bayan” tersebut.

Penasaran tentang detail sejarah Desa Muktisari? tunggu laporan kami selanjutnya. 😛 [Samsul Ma’arif/2014]

Comments

comments