Sambatan, Kearifan Lokal Khas Desa

Muktisari, Gandrungmangu – Gotong royong adalah suatu kegiatan yang dilakukan beberapa orang secara bersama-sama, saling membantu agar suatu pekerjaan menjadi terasa lebih ringan. Gotong royong merupakan ciri khusus warga Indonesia pada umumnya. Di Desa Muktisari, Kecamatan Gandrungmangu, Cilacap bagian barat, semangat gotong royong warganya masih sangat kental.

Terbukti pada hari ini Minggu, (14/09/2014) beberapa warga Dusun Bendagede dan Dusun Lentongrejo sangat antusias sambatan di salah satu rumah warga Rt.08/Rw.02, Dusun Bendagede, Desa Muktisari. Sambatan merupakan salah satu representasi dari gotong royong itu sendiri, yaitu warga secara sukarela membongkar atau mendirikan rumah salah seorang warga lainnya.

Solihah (49), pemilik rumah mengungkapkan bahwa sambatan sudah menjadi adat orang jawa sejak dahulu. “Kalau orang sambatan memang tidak dibayar, namanya juga sambatan, alias nyambat. Yang penting orang yang sambatan diberi makan dan diberi berkat (nasi rames –red) untuk keluarganya.” lanjut ibu tujuh anak ini.

Di sela-sela sambatan, Mungawam (32), warga setempat yang ikut membantu mengungkapkan, “Semangat gotong royong warga (Desa) Muktisari memang masih kental, tulis saja di blog.” [Samsul Ma’arif]

Comments

comments