TAGAMA Gelar Aksi Damai Kebersihan Lingkungan
Gandrungmangu – Selasa, 30 Juni 2015 bertempat di alun-alun Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, TAGAMA (Team Adventure Gandrung Mangu) bersama puluhan Relawan Lintas Organisasi mengadakan aksi damai berupa long march dari Alun-Alun menuju pertigaan arah pasar Gandrungmangu sejauh 500 meter. Di sana mereka melakukan orasi, mengajak pemerintah dan masyarakat untuk menjaga lingkungan yang damai, bersih, dan aman.
Dalam acara tersebut, peserta juga membagi-bagikan selebaran berupa seruan untuk menjaga ketertiban umum, tidak membuang sampah di area alun-alun Gandrungmangu, serta seruan keamanan berkendara dengan mengenakan helm.
Aksi yang dimulai sekitar pukul 16:42 waktu setempat ini kemudian dilanjutkan kembali ke alun-alun. Orasi dilanjutkan di lapangan yang berada tepat di depan kantor kecamatan Gandrungmangu, dan Koramil 10 Gandrungmangu. Kemudian secara bersama-sama, perserta memungut sampah yang berserakan di lapangan hingga lapangan nampak bersih. Acara ini ditutup dengan berbuka bersama para peserta.
Menurut Budi Riyadi (24), Korlap Tagama, aksi ini muncul karena keprihatinan akan kebersihan lingkungan yang mulai memprihatinkan. Kondisi kebersihan alun-alun gandrungmangu cukup memprihatinkan, di mana sampah-sampah banyak berserakan. “Ini merupakan aksi nyata kita bahwasanya sebagai wujud kepedulian kita kepada lingkungan,” ungkapnya.
Budi melanjutkan bahwa dalam tuntutan dalam aksi ini ditujukan pada pemerintah setempat, kepolisian, koramil agar terus mengawal agar terjaminnya keamanan, ketertiban, serta keselarasan sosial. Supaya tempat-tempat umum yang sejatinya menjadi tempat kita bersantai, bercengkrama dengan keluarga, bersosialisasi tidak ada lagi yang namanya tindakan kriminal. “Karena remaja saat ini sudah sangat memprihatinkan, mulai dari minum-minuman keras, itu target kita nantinya, kita sarankan kepada polisi untuk menerapkan jam malam. Itu untuk mengantisipasi yang namanya kenakalan remaja maupun tindakan kriminal,” tutupnya.
Wahyu N Hidayat (14), salah seorang peserta mengaku dirinya ikut aksi ini karena diajak oleh seorang temannya. Wahyu sendiri merupakan anggota dari Repasmada yaitu Remaja Pecinta Alam SMA N 1 Sidareja. “Saya ingin mengikuti kegiatan ini untuk menjaga alam kita, tepatnya di alun-alun gandrungmangu,” tuturnya.
Aksi ini sangat diapresiasi oleh Kuseno (47), salah seorang anggota Koramil 10 Gandrungmangu. “Semoga apa yang dilakukan oleh teman-teman ini merupakan amal ibadah, apalagi ini bulan puasa. Mudah-mudahan menjadi amal yang baik untuk bekal kita nanti,” ungkapnya.
Tuntutan dalam aksi damai tagama ini antara lain sebagai berikut :
- Himbauan kepada masyarkt untuk menjaga ketertiban umum.
- Desakan kepada instansi terkait untuk memberlakukan jam malam di alun-alun gandrungmangu, karena seringkali dijumpai tindak kriminal maupun kenakalan remaja.
- Himbauan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah di area alun-alun gandrungmangu.
- Pihak pengelola alun-alun gandrungmangu untuk memperbaiki dan menambah fasiltas umum.
- Penertiban anak sekolah yang membolos di area alun-alun di saat jam sekolah.
Selain Tagama dan Repasmada, aksi ini juga diikuti oleh berbagai organisasi lain antara lain organisasi kepramukaan, OSIS (dari berbagai sekolah), Inteligen, Blogger Cilacap, dan Relawan TIK Cilacap.
Samsul Ma’arif / 2015

